Belajar dari Semangat Komunitas

YOIYOI.blog – 09/07/2021

Ilustrasi Komunitas | YOIYOI

Beberapa hari terakhir, ramai berita di media sosial tentang semangat komunitas di Baubau hingga Kepulauan Buton (KEPTON) yang ingin mendorong perkembangan pariwisata daerah setempat. Sebuah niat yang baik dan perlu diapresiasi, apalagi didasari oleh sebuah keinginan untuk memajukan daerah, dari kacamata pariwisata tentunya. Saya pikir ini moment yang tepat bagi semua komunitas bersatu padu tanpa ada sekat untuk membangun pariwisata. Kalau maju, semua pasti dapat “bagian”.

Sudah banyak cerita sukses dari berbagai daerah di Indonesia, diantaranya adalah Desa Kembangarum, Pentingsari, dan Nglanggeran di Provinsi Daerah Istimewah Yogjakarta (DIY, tapi bukan DIY yang lagi promo di Baubau itu yaa). Cerita sukses pariwisata yang dikelola oleh masrakat dan komunitas lokal ke 3 Desa tersebut dengan mengedepankan pariwisata berbasis masyarakat/komunitas atau istilah kerennya community based tourism.

Baca juga Kak Alimin, Sang Baywatch Lokal yang Baru Saja Terpilih

Tentu saja perlu usaha yang lebih keras, usaha konkrit sehingga Desa Kembangarum, Pentingsari, dan Nglanggeran kemudian sukses dan mendapat berbagai macam penghargaan Desa Wisata dari Pemerintah. Saya tidak akan bercerita banyak tentang ke 3 Desa tersebut, kamu yang ingin tau lebih bisa hubungi “orang pintar” (google).

Nah, Kembali ke semangat komunitas di Baubau dan KEPTON tadi, semangat tersebut perlu didukung oleh strategi juga, tidak perlu strategi yang rumit, tapi bisa dimulai dari APA potensi wisata yang dimiliki masing-masing daerah/kecamatan/kelurahan/desa, kemudian berpikir tentang BAGAIMANA pengelolaannya nanti, BAGAIMANA kelanjutannya setelah berjalan, BAGAIMANA kalau gagal dan lain-lain, SIAPA yang akan bertanggung jawab dalam operasional, juga SIAPA kira kira wisatawan yang cocok berkunjung, KAPAN akan dimulai, DIMANA akan promosi setelah semua siap dan banyak pertanyaan lainnya yang mesti dijawab.

Perlu komitmen dari semua pemangku kepentingan agar bisa berjalan apalagi untuk sukses, tentu saja dukungan pemerintah daerah, bantuan dana untuk memulai tapi ini bukan sesuatu yang akan menjadi hambatan nantinya sepanjang tidak membuat program muluk-muluk dan malah menghabiskan anggaran yang banyak tetapi malah tidak berjalan.

Kreativitas perlu, kolaborasi alias kerjasama dengan pihak lain penting, karena semakin banyak dukungan, maka “baubaunya” kesuksesan biasanya tercium. Semoga semangat teman teman komunitas tidak akan pernah surut, bisa terus hingga realisasi membangun pariwisata daerah secara terus menerus. SEMANGKA… Semangat Kakak!

#Luvbaubau #LuvKEPTON #LuvSULTRA # Luvtrip

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s